Monday, October 22, 2012

Romantisme Abu-abu Tuan Grey


Ini dia serial "seru" yang saya temukan tahun ini!

Berawal dari linimasa yang tiba-tiba menyebut-nyebut buku ini sebagai best seller, saya pun dilanda penasaran luar biasa. Dilihat dari sudut manapun The Fifty Shades Trilogy sama sekali bukan genre saya. Kalau saya tipe pembaca yang kaku, sudah pasti opsi membaca buku bergenre adult romance/erotica ini segera ditendang jauh-jauh. Tapi rasa penasaran memang berbahaya, dia memakanmu dan mengunyahmu dengan nikmat. Maka, sayapun mencari ebook-nya.

Dan ketika saya baca buku pertama, huaah buku ini memang benar-benar panas! Saya baru tahu ada genre buku seperti ini, yang menggambarkan aktivitas ranjang dengan sangat detil.

Fifty Shades of Grey (Buku #1) 
Skor Ngidam Buku:

Bercerita tentang Anastasia (Ana) Steele, seorang mahasiswi sastra yang suatu hari menggantikan sahabatnya untuk mewawancarai seorang pengusaha muda dan sukses Christian Grey. Ana mau tidak mau, seperti wanita lainnya, terpesona pada Christian. Lalu tiba-tiba saja, Christian mendekatinya dan menawarinya kontrak untuk menjadi Submissive-nya.

Ana setuju menerima masa percobaan, di mana ia bisa mempelajari gaya hidup BDSM ala Christian dan melihat apakah ia mau melanjutkannya. Pelajaran cinta di playroom pun dimulai.

Di buku pertama saya hanya sekedar merasakan aliran panas karena adegan erotisnya. Juga karena konsep BDSM-nya. Fifty Shades of Grey membuat saya kesal setengah mati pada Ana karena banyak hal; karena ketidak hati-hatiannya terlibat dengan pria "gelap" seperti Christian, karena jalan pikiran anehnya yang entah kenapa justru menganggap dirinyalah yang tak layak untuk Christian dan bukan sebaliknya, dan terutama sekali, karena kebiasaannya mengucapkan kata "holy cow, holy f*ck, holy crap, crap, crap" rasanya mengganggu!

Ada jeda 8 buku sebelum kemudian saya tergerak untuk membaca buku ke-2.

Fifty Shades Darker (Buku #2)
Skor Ngidam Buku:

Ana yang memutuskan untuk meninggalkan Christian setelah masa percobaan menjadi Submissive-nya berakhir berantakan, rupanya menjadi shock therapy bagi Christian. Untuk pertama kalinya, ia kehilangan kontrol. Christian yang selalu menjadikan kontrol sebagai sumber ketenangannya, satu-satunya cara yang ia ketahui untuk menutupi derita dan ketidaknyamannya - termasuk dalam berhubungan dengan lawan jenis - dipaksa mencari cara lain.

Untuk bersama Ana, cara lama itu - dengan menjadikannya Sub - tidak berhasil. Christian harus mulai memikirkan ulang gaya hidupnya selama ini, menemukan pendekatan baru dengan wanita.

Fifty Shades Darker inilah yang kemudian membuat saya bahkan jadi lebih sinting daripada Ana dan jatuh total dalam pesona Christian Grey. Seks masih menjadi menu utama, tentu saja, tapi secara keseluruhan kisahnya berkembang. Dan terutama, pribadi Christian lebih terekspos, tentang masa lalunya yang menjadikannya seperti dia kini.

***SPOILER ALERT***
Puncaknya adalah ketika dalam satu bab, Christian digambarkan sebagai seorang Dominant, dan kemudian mendadak muncul kepribadian Submissive-nya. Saya pikir, ini brilian!
*** SPOILER ENDS HERE ***

Jadi resmilah saya memberi gelar Christian Grey sebagai salah satu karakter buku terseksi yang pernah saya temui \^O^/

Mr. Grey adalah tipe karakter yang sangat mudah mempesona perempuan; kaya, wajah ultra tampan, fisik yang mempesona... ditambah 2 unsur penting; dark and broken. Ah, wanita mana yang tidak tergoda untuk menceburkan diri dalam lautan asmara bersama dewa tampan yang pernah teraniaya dan butuh kasih sayang? Meski terdengar klise, dan tahu ini klise, tapi tak ayal saya tetap bertekuk lutut di hadapan Mr.Fifty.

Fifty Shades Darker diisi dengan emosi-emosi yang menjadi titik balik Christian. Sejalan dengan topeng pada cover-nya, selapis demi selapis kisah hidup dan perasaannya terbuka. Dan harapan baginya untuk menyembuhkan luka dan berubah, muncul dalam bentuk seorang Ana.

Fifty Shades Freed (Buku #3)
Skor Ngidam Buku:

"By popular demand, I'm going to restrain you" ~ Grey

Memasuki Fifty Shades Freed, saya hampir tidak bisa membaca. Saya... tidak sanggup kalau harus menamatkan buku ini, karena... itu artinya kebersamaan dengan Mr.Grey akan segera berakhir! >,<

Kehidupan Christian dan Ana terganggu oleh serangkaian teror yang dilakukan oleh mantan bos Ana yang sakit hati karena dipecat Christian. Lalu ketika Ana, yang lupa suntik KB mendadak dapat dua garis, Christian lagi-lagi harus melompat jauh dari zona nyamannya.

Freed menurut saya yang paling mewakili kata romantis di antara ketiga buku ini. Ending yang super sweet, mega romantic... Demi apa saya mewek karena pisah sama kisah Mr. Grey!

"I need control, Ana. Like I need you. It's the only way I can function. I can't let go of it. I've tried... And yet, with you..." ~ Grey

Lalu, saya pun merasa perlu mengoleksi dan segera pre-order trilogi Fifty Shades boxset dari Bookdepository. Nah!

My Fifty Shades... >_<

Edisi paperback keluaran Arrow Books memuat ekstra sekelumit kisah masa kecil Christian; Natal pertamanya bersama keluarga barunya. Serta pertemuan pertama Christian dengan Ana, melalui point of view Christian. Ekstra ini menarik. Kisah masa kecil Christian bahkan secara mengejutkan ditulis dengan cukup menyentuh.

*

Overall sebagai trilogi erotika, variasi adegan intimnya cukup menyegarkan :D Well, kecuali adegan saat Ana haid itu agak sedikit terlalu.. euw! Adegan dalam konteks BDSM hanya ada di buku pertama, sisanya lebih merupakan role-play karena Ana bukanlah Sub Christian.

The Fifty Shades Trilogy jelas bukan kisah dengan jalinan kata yang indah, tapi secara keseluruhan tidak mengurangi kadar romantismenya. Kalimat-kalimatnya sederhana, tapi tak urung buku ini mampu membuat saya terus membalikkan halaman demi halaman hingga selesai. Dia vulgar sevulgar-vulgarnya, tapi entah kenapa lama-kelamaan membuat saya makin menyukai karakter Christian Grey. Meski erotisme hampir tak pernah absen di sana - sesuai genre-nya - tapi Fifty Shades juga berhasil membangun kisah yang mengikat dan karakter yang memikat. Saya yakin ada banyak tokoh buku adult romance di luar sana, tapi Christian Grey akan selalu jadi salah satu yang paling dibicarakan - oleh saya, setidaknya :p

Membaca ketiga novel ini bagai memberi paradoks dalam penilaian saya; di satu sisi saya tahu mereka takkan melewati rating 3 cangkir kopi, tapi di sisi lain saya amat sangat menikmatinya.

Singkatnya, Trilogi Fifty Shades itu seperti mie instan, minim gizi tapi gurih, sedap saat panas dan disantap malam-malam. *kipas-kipas

Ah sial, inilah saya, yang biasanya gampang bosan dengan romantisme menye-menye, menulis panjang lebar dengan penuh cinta tentang romansa abu-abu Mr. Fifty...

Laters, baby!

***

The Fifty Shades Trilogy Boxset
Penulis: EL. James
Penerbit: Arrow Books
Format: Paperback
ISBN 13: 9780099580577
ISBN 10: 0099580578
terdiri dari:

Fifty Shades of Grey
Fifty Shades Darker
Fifty Shades Freed





33 comments:

  1. Hi, salam kenal! ;)

    Aku suka sama reviewnya yang ekspresif, aku baca ini sampe kipas-kipas sendiri.. ulasannya juga ga bertele-tele, to the point, dan aku mengangkap intinya :)

    Anyway, penasaran bgt sm critanya tapi hati dan pikiran ga sinkron jadi aku batalkan baca FSoG :P

    Aku rasa ga perlu lagi deh baca bukunya, karna baca review ini aja aku anggap sudah baca.. hahahaha...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal juga :D

      Rasa penasaran itu wajib diikuti loh, klo engga dia akan menghantui.. LOL :)) :))

      E? udah berasa kaya baca? apa ripiu saya sudah cukup panas? *bagi2 kipas

      Delete
  2. wah... Buku sekuelnya tampaknya lebih "menjanjikan".

    Apa mungkin buku pertama sengaja "memancing" penasaran dengan "adegannya" (adegan mana nih?) sehingga menjadikan (banyak orang "gerah") buku itu bestseller dan dicari banyak orang :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. LOL :))

      Berarti saya termasuk yang terpancing ya, bukan terpancing lagi malah, terpanggang dan tersaji pake saos padang.. pedes dan panaass :D

      Delete
  3. sist tau judul novel/teenlit tentang cowok smu pendiam yang ternyata bekas anggota gengster dan gara gara tu ceweknya di smu di culik anggota geng lainnya..klo ada info ya ke blog saya ya.. just-agieta.blogspot.com...lg nyari bgt ni...thx so

    ReplyDelete
  4. ini belom ada terjemahan indonya ya mba dessy?
    di periplus ada ga sih? aku coba download ebooknya jereng bacanya.. :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. terjemahannya belum ada, di toko2 buku ada kok paperback-nya :D

      Delete
  5. aku sudah baca semuanya.. menurutku novel ini bagus banget.. bahkan aku bacanya berulang kali.. ^_^

    terjemahannya udah ada di www.portalnovel.blogspot.com

    ReplyDelete
  6. Aq udah baca buku keseluruhan trilogy ny dr awal tahun kmrn....
    Sm...
    Aq jg jatuh dalam pesonanya Christian Grey...
    Apalagi ps bc kisah akhirnya,
    OMG cow broken, dark tp sayang bget sm kluarga...
    I love it...
    Krna Grey, aq jd sk Damian di A romantic story about serena, krna karakternya yg rada2 mirip.
    Atw justru krna aq hbs bc Grey, jdnya kerasa sperti itu...
    Ahhhh... Jd kangen sm Grey ne, jd pengen bc lgi...
    Karakter novel yg gk bakal q lupakan...
    Can't wait filmnya, mudah2an yg peranin Grey nya sesuai dgn imajinasi q...
    Hhahaahahhha....

    ReplyDelete
  7. bagus kok critanya, buku pertama emg ga bgd pas bc adegan bdsm makanya bnyk yg ga suka ma ni buku soalny bad written tp pas bc buku kua ma ktia udh ga kok udh mulai kliatan the darker side of mr.grey. salut ma si ana yg innocent bs buat si mr.grey yg control freak bertekuk lutut ma dia ahaha

    ReplyDelete
  8. Wah, kebetulan aku baru beli ketiga bukunya tapi baru kelar buku pertama. memang bikin kipas2 bacanya. Bener2 fallin in love sama mr. grey
    Belum menginjak buku kedua sih apalagi ketiga, tapi liat review blog ini jadi semakin tertarik... terutama di bagian freed... pas ada garis 2, ugh jadi penasaran akhir ceritanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mb desy numpang komen ya,mb ika yul buku terjemahan indo nya ada dimana belinya mb,mohon info nya semua

      Delete
    2. Setauku sementara ini blm ada versi terjemahannya...

      Delete
    3. Setauku sementara ini blm ada versi terjemahannya...

      Delete
  9. Kebetulan baru liat thilernya dan kayaknya seru mau tanya mba kalo beli buku novelnya versi indonesia ada ga ya tapi bukan pdf ?? Dan kalo ada berapa ya ? Makasi sebelumnya

    ReplyDelete
  10. aku udah baca semua serinya dan lagi nunggu filmnya rilis meskipun ga yakin bakal tayang di Indo :},,
    di versi buku bner2 bikin melayang si Christian Grey ini :-D,,bahkan bikin susah mendarat ke bumi,hahaha *lebay*,,tapi yah ini cuma fiksi bukan kisah nyata, jadi buat siapa aja yg baca siap2 melayang2 aja yaa,,aku kasih jempol 3 deh buat ceritanya :-)

    ReplyDelete
  11. Boleh pinjam bukunya gak mba-mba?
    nyari di Indonesia dimana yaa :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. ada ebooknya kok. Kalau versi cetaknya udah ada di gramed tapi masih bahasa inggris.

      Delete
  12. aaah jadi makin penasaran >.< pengen cari bukunya deh. Thanks infonya yaa

    ReplyDelete
  13. Aku udah baca novelnya dua kali. Dan masih amat sangat menikmati kisah romantis dua tokoh ini. Emosinya lumayan memuncak-muncak walaupun emang bener sih, 'erotismenya tak pernah absen' hahaha.

    Aku udah nemuin bukunya di gramed tapi masih pake bahasa inggris.

    Salam kenal ^^

    ReplyDelete
  14. sist.. aku mau donk klo da ebook novel ini,yg terjemahan email ke aku ya loveanamizpurple@gmail.com

    klo memang ada terjmhnnya digramed tlong infonya ya sist..
    thankz bgt

    ReplyDelete
  15. Barusan nonton versi filmnya, banyak hal yang tidak sesuai cerita novel tapi overall quite entertaining. and akhirnya mendarat disini karena tergoda pengen tahu next ceritanya, well good writing skill Mba Dessy, keep up the good work

    ReplyDelete
  16. Sdh nonton filmnya, tp teteup aja penasaran dg novel nya..sdh adakah novel terjemahannya di gramed?

    ReplyDelete
    Replies
    1. gi Gramedia pejaten sist

      Delete
  17. Hi...saya aci,

    Genre film sy thrill ato horor...slama hidup sy blm prnah baca maupun trtarik novel apapun pa lg yg romantis. Tp sejak nonton film FSOG, sy spt trhipnotis. Bnr2 fallin love sm kisah mrk. Pikiran saya dilumat habis sejak sy tonton filmnya. Hingga mulai hunting buku ke 2 dan pasti ke 3, hal yg g prnh sy lakukan tentunya. Knp ya, apa yg ada di dlm sana, shg membuat org (setidaknya saya) merasakan energi yg maha dasyat dr ceritanya...?? (Maaf ya mba aga lebay hee)

    ReplyDelete
  18. hay semua , salam kenal dari saya YURI.

    saya udah selesai baca semua seri dari NOVEL ini , dan yg paling menyentuh adalah yg FREED , su pah demi apa saya smpek nangis bacanya. NOVEL ini emang pulgar , tp jika kita menbacanya dengan hati , maka kita akan tau apa sebenarnya inti dari masalah yg ada di dalamnya. berharap ada KELANJUTAN dari novel ini lagi.

    ( seseorang yg belum bisa move on dari mr. yg gila control CHRISTIAN GREY )

    ReplyDelete
  19. Setelah bertaun penasaran pelajari tentang BDSM ,,juga banyak baca cerita fikti ma nyata tentang BDSM ,jadi ngeri klw sampai BDSM TOTAL ...klw yg limit sih masih ada batas teman ,keluarga ,kerjaan ,dll..tapi yg BDSM unlimite/full total....serem gan....apalagi ketemu dom yg sadis suka slave ototure ma slave humalition hardcore bdsm total...ngeri...klw sub sih mending ada batasan...tapi terserah masing2 sih hidup masing2 sih....

    ReplyDelete
  20. Hai salam kenal suka banget sama tikohnya grey ini.saya mau donk bukunya yg sdh terjemahanya

    ReplyDelete