Thursday, April 25, 2013

Close Up Interview Anggota Blogger Buku Indonesia

Masih dalam rangka ultah Blogger Buku Indonesia (BBI) yang ke-2, kini saya berkesempatan mewawancarai langsung Bang Helvry, pemilik Blog Buku Helvry, yang tak lain dan tak bukan adalah Koordinator Umum BBI. Huwoo deg-degan ga siih >.<


Baeklah, tanpa berpanjang-lebar lagi, inilah hasilnyaa.

Halo Pak Ketum, Ngidam Buku mau tanya-tanya dikit nih bole doong. (syarat: jawaban harus lebih dari 1 kalimat :D)

>> Duh ini teman-teman menyebutnya dengan istilah ketum, padahal sebenernya namanya koordinator umum (korum) hehehe. [waks, langsung dikoreksi pak XD]

Pertama-tama, boleh cerita sedikit tentang keseharian Bang Helvry? Biasanya membaca buku pada waktu2 apa?

>> Sehari-harinya saya bekerja sebagai akuntan, sering membaca angka-angka daripada huruf-huruf. Berhubung jarak antara rumah dan kantor cukup jauh dan rentan pada kemacetan, saya berangkat pagi-pagi sekali dan pulang malam setelah jam macet reda. Akibatnya jam baca sehari-hari menjadi terbatas. Jika sempat, saya membaca sebelum jam kantor, tidak banyak memang, paling 2-3 halaman.
Karena itu jenis bacaan yang saya pilih akhir-akhir ini berupa tulisan-tulisan pendek yang bisa sekali baca. Atau membaca harian atau majalah elektronik yang bisa dibaca di tablet, sifat bacaannya kan sekali baca selesai nggak pakai panjang-panjang seperti novel.

Konon cinta pertama tak terlupakan. Siapa yang pertama kali memperkenalkan serunya dunia buku pada Bang Helvry? Cerita sedikit dong tentang pengalaman pertama dengan buku.

>> Dunia buku itu unik ya. Saya sih lebih tepatnya dunia membaca dulu. Saya lahir dan besar di sebuah kota kecil di Aceh, Takengon. Sejak kecil, alih-alih memasang parabola di rumah, orang tua saya membelikan majalah Bobo. Jadi saya dan adik-adik saya sudah mengenal Bobo ini dari SD. [waa kita samaa] 
Pada masa itu Bobo berhasil membuat saya mengimajinasikan bahwa yang namanya Bobo itu benar-benarkelinci yang baik. Selain itu, dari Majalah Bobo saya tahu tempat-tempat yang belum pernah saya datangi. Dulu tidak terbayangkan akan pernah menginjak kota yang namanya Jakarta ini, hanya tahu namanya dari Dunia Fantasi, Ancol, dan sebagainya.
Yang namanya toko buku di kota saya bukanlah toko buku seperti yang kita kenal sekarang. Toko bukunya menjual buku-buku pelajaran dan alat-alat tulis. Jadi akses terhadap buku hanya bisa dilakukan dengan membelinya di Medan, atau membelinya .lewat agensi surat kabar di kota saya,atau ke perpustakaan daerah.
Saya sudah pernah menulis hal ini di kompasiana, sila cek tautan berikut: http://lifestyle.kompasiana.com/hobi/2011/04/14/buku-dan-saya-354789.html

Kalau mampir ke blog Bang Helvry genre buku yang direview sangat bervariasi ya. Punya genre favorit?

>> Saya tidak punya genre favorit. Karena saya pikir tiap genre itu pada dasarnya bisa terkait dengan genre lainnya. Intinya buku itu bercerita. Bercerita tentang apa? Cerita tentang manusia, alam, dan lingkungannya. Semua buku tidak lepas dari tema besar ini, termasuk buku telpon :)
Ketika kita membaca sebuah buku, tinggal kita mencoba membuat korelasi dengan situasi kehidupan saat ini: hal apa yang dapat kita maknai sebagai pembelajaran dan memberikan pemahaman baru?
Namun waktu kita terbatas, kita harus dengan bijak memilah bacaan apa yang cocok bagi kita. Disinilah peran komunitas atau jejaring pembaca, kita dapat mengefektifkan waktu kita mencari bacaan yang cocok dengan membaca resensi buku maupun berdiskusi dengan pembaca lainnya.
Kalau saat ini saya tertarik dengan filsafat, sejarah, budaya, dan sastra. Kalau mau diskusi, ayooo :)  [nah tuh berani menerima tantangan Bang Helvry? :D]

Salah satu buku favorit? Yang paling cetar membahana membelah langit dan dunia?

>> Whoaa..buku favorit membelah dunia? Hahaha…kalau saya kasihit 5 bintang di goodreads, menurut saya itu buku mantap surantap deh.
Misalnya Max Havelaar (Multatuli), Chicken Soup for Writer Soul, Lelaki Tua dan Laut (Ernest Hemingway), Medan Merdeka Jantung Ibukota RI (Adolf Heuken), Kicauan Burung (Anthony de Mello), To Kill a Mockingbird (Harper Lee), Sumatera Tempo Doeloe (Anthony Reid), Krakatoa (Simon Winchester), Dunia Sophie (Jostein Gaarder), Pak Tua yang membaca Kisah Cinta (Luis Sepulveda), Celebrating the Moment (Henry C Widjaja).
Saya merasa puas membaca suatu buku bila saya memperoleh pemahaman baru, mengetahui konteks cerita, dan pesan penulisnya. Dan biasanya hal ini saya dapatkan dari aktivitas menulis review :)


Punya budget khusus untuk belanja buku?

>> Kalau bisa sih unlimited budget #ditendang. Suka merasa bersalah sih nggak baca buku. Itu aja remnya kalau mau belanja buku banyak-banyak :)

Tahun ini BBI sudah 2 tahun usianya. Pengalaman yang paling berkesan selama jadi member BBI?

>> Pengalaman berkesan itu ketika menjadi host giveaway November 2012 lalu (lihat tautan berikut: http://blogbukuhelvry.blogspot.com/2012/11/blobukhel-present-2012.html). Saya mungkin tidak bakalan mengadakan giveaway kalau tidak bergabung di BBI.
Di giveaway itu, saya berinteraksi dengan banyak orang yang belum pernah saya temui dan saya terharu membaca komentar-komentar yang masuk. Bagi saya, hal itu saya sendiri seperti membaca novel kehidupan dimana saya juga merasa berbagi rasa dan berbagi hidup dengan mereka, saya merasa terberkati dengan cerita-cerita teman-teman,dan saya merasa hadiah giveaway saya tidak ada apa-apanya.

Visi BBI adalah menjadi komunitas blogger Indonesia yang peduli terhadap dunia perbukuan. Menurut Bang Helvry, seperti apa semestinya bentuk kepedulian dan andil para blogger buku dalam dunia perbukuan? Apakah para blogger buku saat ini sudah memenuhinya?

>> Peduli itu menyadari bahwa buku itu hadir ke tengah-tengah kita melalui proses yang panjang dari mulai ide di penulis hingga ke tangan pembaca.
Masalahnya adalah buku di Indonesia lebih banyak tersebar di kota besar, dan harganya pun tidak bersahabat. Selain itu, resensi buku ini buku itu, tidaklah dapat kita harapkan tersedia begitu saja. Harus ada aksi!
Disinilah peran blogger buku. Menjadi duta penyebaran informasi itu. Meski mungkin sudah ada ratusan bahkan resensi buku hebat di koran/majalah, namun mereka tidak terakses. Berapa banyak yang langganan koran/majalah?
Ketika seorang pembaca menceritakan kembali buku yang dibacanya lewat blog, ini menjadi kekuatan yang luar biasa. Ada berapa banyak orang akan menggunakan mesin pencari untuk mencari seperti apa isi buku yang ingin dibacanya? Di sini kekuatannya.
Meski belum mempunyai data valid, saya yakin keberadaaan blog-blog buku turut mengedukasi masyarakat. Hal inilah yang semoga disadari betul oleh para blogger buku agar peduli pada dunia perbukuan dengan konsisten menulis resensi-resensi buku di blognya.

Pertanyaan terakhir; impian berkaitan dengan buku, yang belum tercapai?

>> Saya bermimpi resensi blogger buku terintegrasi, sehingga memudahkan orang-orang dalam mencarinya. Semoga saya bertemu dengan orang-orang yang bermimpi serupa dan bersama-sama mewujudkannya. [ayooo para blogger buku, kita wujudkan bersama!]

*
Itu dia sekilas bincang dengan Pak Korum BBI Bang Helvry. Kali-kali ada yang belum pernah mampir di blognya; Blog Buku Helvry, atau intip kicauannya di @helvrySINAGA

Terima kasih Bang, semoga impiannya terwujud dan itu.. buku-buku favoritnya boleh pinjem? XD

Terima kasih juga divisi event BBI, yang dengan event CUI-nya ini membuat saya makin mengenal para blogger buku Indonesia.

Saturday, April 13, 2013

BBI 2nd Anniversary Giveaway Hop

Happy bday Bebi!

Wah Bebi sekarang udah 2 tahun, lagi lucu-lucunya, lagi seneng-senengnya belajar ini itu, ngegemesin deh! *cium-cium, cubit pipinya, cuil-cuilin bakpao


Memeriahkan ultah BBI, sudah pasti paling pas dengan cara bagi-bagi buku! Ngidam Buku pastinya ga mau kalah bagi-bagi buku juga ^_^

Karena event-nya spesial, hadiahnya juga spesial dong. Untuk giveaway kali ini bakal ada 5 pemenang loh! Iyes, 5 orang pemenang akan bisa memenangkan masing-masing satu buku! Pilihan bukunya dari berbagai genre, moga ada yang nyantol sama genre buku favoritmu yaa ;)

The Prize!  
Buku yang bisa kamu pilih:

1. Udah Putusin Aja, Felix Siauw
2. Pintu Harmonika, Clara Ng & Icha Rahmanti
3. Blue Romance, Sheva
4. Pembunuhan Atas Roger Ackroyd, Agatha Christie (cover baru)
5. Negeri di Ujung Tanduk, Tere Liye (sekuel Negeri Para Bedebah)


Cara ikutan:
1. Follow @BBI_2011
2. Tulis di kotak komentar:
- Satu dari lima judul buku yang tersedia, yang kamu inginkan sebagai hadiah, dan apa alasannya.
- Akun twitter kamu
- Email 

Penentuan pemenang:
- Untuk setiap judul buku akan dipilih 1 orang pemenang.
- Pemenang ditentukan secara random, jadi kalo nanti kurang puas silahkan jitak oom random.org :p

Syarat khusus:
- Setiap judul buku harus memiliki paling sedikit 2 orang pemilih. Jika ada buku yang hanya dipilih oleh satu orang, sehingga tidak memungkinkan proses pemilihan random, hadiah dengan judul tersebut akan dibatalkan.

Udah gitu ajah? Ho-oh gitu ajah! :D

Giveaway ini berlangsung dari tanggal 13 sampai 26 April.

Eits, yang ngadain giveaway bukan cuma Ngidam Buku aja! Ada banyak blogger buku yang juga bagi-bagi buku, langsung aja mampir ke blog mereka di bawah ini yaa!

Have fun, and good luck! ;)



Thursday, April 4, 2013

Menjajal Keranjang Opentrolley

Bukan rahasia lagi kalau saya suka belanja online, termasuk belanja buku, terutama sekali buku import. Dari semua yang pernah saya coba, beberapa tersingkir secara alami dari daftar re-visit karena berbagai hal; entah karena ongkir mahal, website yang ribet, dan berbagai alasan lain.

Kali ini, dengan berbekal sebuah gift voucher, saya mencoba Opentrolley.

Opentrolley merupakan toko buku online yang berasal dari Singapura dan mulai melayani pecinta buku Indonesia pada 2012 lalu. Seperti apa ya belanja di sini?

Tampilan dan kesan
Opentrolley memiliki tampilan yang user friendly. Bersih dan rapi, dengan pakem-pakem yang biasa ada di online shop; area membership (log in, cart, dll) ada di paling atas, begitu pula kotak search (kotak yang pasti penting banget untuk calon pembeli).

Jika kita mencari sebuah judul, data dasar yang dibutuhkan bisa kita lihat. Yang saya suka, dari sekian banyak edisi untuk satu judul, kita bisa langsung mengetahui mana yang hardback, paperback, mass market, maupun tipe binding/kertas lainnya. Jadi, kita tak perlu mengklik masing-masing buku terlebih dulu hanya untuk memastikan jenis binding/kertasnya, how convenient!


Halaman yang memperlihatkan informasi sebuah buku enak dilihat, dengan gambar cover buku yang besar - ini pasti bikin kita tambah ngiler pengen beli :p

Ada toko buku online yang kadang salah memberikan gambar cover untuk edisi yang dimaksud. Sejauh ini di Opentrolley, saya belum menemukan kesalahan pencantuman gambar cover. Semoga ga ada ya ;) [edit: ternyata ada yang mengalami ketidaksesuaian cover, catatan tambahan nih buat Opentrolley]

tampilan cover gedee jadi napsuin bgt XD

Selain itu, ada informasi tambahan seperti Feature. Keterangan tambahan ini memberi kita gambaran lebih tentang buku yang hendak kita beli. Contohnya buku The Secret Garden edisi Penguin Deluxe ini (yang pernah juga saya pamerkan di posting yang ini XD), ada keterangan Deckle Edges. Keterangan ini sangat membantu, mereka yang kurang menyukai jenis trimming seperti ini bisa langsung mencari edisi lain.
Contoh Feature untuk buku The Secret Garden edisi Penguin Deluxe (Penguin Threads)

Yang agak disayangkan, kita tidak bisa search dengan kata kunci penerbit.

Transaksi
Setelah keliling-keliling toko, akhirnya pilihan saya mengerucut pada buku-buku Tennessee Williams berikut;


Saya memilih salah satu dari ke-4 buku tersebut. Order di Opentrolley tidak rumit, dan kita akan mendapat 3 email penting yang wajib ada di setiap online shop; invoice, konfirmasi pembayaran, dan dispatched.

Waktu Tiba
Meski juga memiliki basis di Jakarta, buku-buku Opentrolley tidak ready stock di Indonesia, karenanya waktu tibanya pun sama dengan apabila kita membeli di toko buku import online lain, meski tetap lebih cepat. Buku yang saya order, dibayar pada 14 Maret, dispatched 25 Maret dan tiba di pangkuan saya pada 26 Maret, jadi kira-kira 9 hari kerja. Cukup cepat kan.

Kelebihan lain, paket buku dari Opentrolley dikirimkan dengan kurir tercatat. Jadi kalau mulai cemas si paket tiada kunjung tiba, kita bisa lebih mudah mengeceknya.

Pengemasan
Buku tiba di tangan saya dalam kemasan cardboard dan bubble wrap, dan kemudian dibungkus plastik dari jasa kurir. Ini membuat buku benar-benar terbungkus aman.

Saya kurang tahu apakah buku sudah dikemas seperti itu sejak dari gudang di luar negeri. Jika pengemasan ini dilakukan di Indonesia, jadi agak sedikit "mubazir" karena jarak tempuh paket toh tak terlalu jauh. Saya sering menerima paket buku lokal yang hanya terbungkus koran dan sampul coklat namun tetap aman sentosa. Yang lebih penting sebenarnya justru pengemasan dari gudang di luar negeri ke Indonesia. Namun memang, menerima paket seperti ini rasanya senang ya karena memberi kesan pesanan kita diperlakukan dengan baik dan hati-hati.

Yook buka paket! (/^_^)/

Pelindung 1: Terbungkus plastik jasa kurir
Pelindung 2: Cardboard
Pelindung 3: Bubble wrap
Jreng! Ini dia belanjaan saya;
si merah menyala A Streetcar Named Desire,
sebuah naskah drama dari Tennessee Williams



Harga
Nah kita sampai juga di soal harga.

Rata-rata harga Opentrolley memang agak lebih mahal dari toko buku import online langganan saya. Tetapi sebenarnya, kira-kira setara dengan harga di toko-toko penyedia buku import yang tersebar di Jakarta.

Ongkos kirim berlaku flat untuk pembelian berapapun, jadi enak kalau misalnya beli boxset yang endut dan berat atau beli beberapa buku sekaligus, ongkirnya tetap sama.

*

Secara keseluruhan, belanja di Opentrolley cukup menyenangkan. Terima kasih vouchernyaa *kecup basah*

Yang mau intip atau langsung belanja, bisa langsung ke http://opentrolley.co.id yaa

*

Kamu akan suka belanja di Opentrolley, jika:
  • Kamu ga sanggup deg-degan nunggu paket terlalu lama
  • Kamu baru merasa aman jika paket dikirim dengan kurir tercatat
Harapan untuk Opentrolley:
  • Seasonal discount, dengan memberikan harga spesial untuk beberapa jenis buku secara berkala. (saya titip diskon buku klasik ya *e malah rikues pribadi* >.<)
  • Free ongkir sangat diharapkan :p
  • Point reward untuk pembeli.